Dinkes Dairi Imbau Puskesmas Sosialisasi Pencegahan DBD

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi  dr. Henry Manik. (Foto/Istimewa).

Dairi – gajahtobanews .id


 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi (Dinkes) Kabupaten Dairi, dr. Henry Manik menghimbau kepada seluruh Kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Dairi untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu disampaikan, dr. Henry Manik, Jumat (19/5/2023) di Sidikalang.


Disampaikan dr. Henry, sepanjang Tahun 2022 ada 73 Kasus DBD di Kabupaten Dairi. Diantara 73 kasus, kasus yang tertinggi ada di Kecamatan Sidikalang sebanyak 45 Kasus. Selanjutnya, Januari – Mei Tahun 2023 ditemukan kasus sebanyak 10 Kasus dan kasus tertinggi di Kecamatan Sidikalang.


“Untuk mengatasi DBD tersebut kita sudah menghimbau kepada seluruh Kepala Puskesmas untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit DBD dengan menerapkan 3 M yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang),” Ujarnya.


Dijelaskan Henry, Pencegahan DBD dengan menguras merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya.


Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.


Penulis: Rere

Editor : Justin


 

Posting Komentar untuk " Dinkes Dairi Imbau Puskesmas Sosialisasi Pencegahan DBD"