
Foto / Istimewa
DAIRI,Sidikalang – gajahtobanews.id
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata Ny.Eddy Berutu
menghimbau peran aktif kader posyandu di era transformasi kesehatan agar mampu
menciptakan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing.
Hal ini disampaikan Romy Mariani saat menghadiri
kegiatan percepatan penurunan stunting dengan pemberdayaan kader posyandu dan
aparat desa dalam pemantauan status gizi dan pemberian makanan tambahan ibu
hamil di Kantor Kepala Desa Sitinjo I, Kecamatan Sitinjo, Sabtu (23/9/2023).
“Di era tranformasi kesehatan, kita selaku kader
prosyandu diminta untuk memiliki 25 kecakapan agar dapat menghadirkan generasi
yang tangguh dan memiliki kecerdasan sehingga dapat beradaptasi dengan
perkembangan dunia, sehingga nantinya para kader tidak hanya bertugas untuk
mengukur tinggi dan berat badan saja, namun juga sudah dapat mengukur tensi dan
kadar gula darah,” ucapnya.
Di era transformasi kesehatan, kata Romy Mariani,
terdapat beberapa transformasi sistem kesehatan salah satunya berfokus pada
layanan primer meliputi pencegahan primer, pencegahan sekunder, serta
peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.
“Posyandu dan kader posyandu di era transformasi
kesehatan juga memberikan layanan promotif preventif, yaitu penyuluhan, deteksi
dini, rapid test, imunisasi, dan suplementasi,” ujar Romy Mariani.
Lebih lanjut, Romy Mariani juga menyampaikan
apresiasi kepada kader posyandu karena telah mengabdi secara sukarela demi
kesehatan generasi bangsa.
“Kami sangat menghargai semua kader posyandu yang
telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mendukung peningkatan kesehatan
masyarakat, khususnya anak-anak. Saya tau, ibu-ibu kader posyandu hanya
diberikan gaji 2M alias mandok mauliate (mengucapkan terima kasih),” ucap Romy
Mariani sembari melontarkan beberapa candaan.
Kesempatan yang sama juga dimanfaatkan Romy Mariani
untuk mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sumatera Utara yang telah
membagikan ilmu tentang pencegahan stunting dan makanan bergizi melalui
kegiatan profesor mengabdi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Evawany
Yunita Aritonang dan tim yang telah hadir dan mau berbagi ilmu dengan kami.
Semoga ilmu yang diberikan bisa menjadi ilmu yang berguna, khususnya bagi kader
posyandu agar dapat memberikan layanan yang semakin prima,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Dairi Oloan Hasugian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Henry Manik, Inspektur Eddy Benurea, dan Camat Sitinjo Simon Tonny Malau. (LS)
Posting Komentar untuk "Percepatan Penurunan Stunting, Ketua PKK Romy Mariani Himbau Peran Kader Posyandu di Era Transformasi Kesehatan"