Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menemui Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR RI, Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, di gedung Kementerian PUPR RI, Jakarta, untuk membahas perbaikan dan peningkatan mutu jalan nasional di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Franc menguraikan kondisi jalan nasional Sumut-Aceh yang melintasi kawasan pegunungan, tebing curam, dan tepian jurang yang sangat ekstrem dan berbahaya.
Jalan ini memegang peran vital sebagai koridor konektivitas dan distribusi logistik utama di kawasan barat Sumatera.
"Jalan ini sangat berbahaya dan rentan kecelakaan karena badan jalan yang sempit, berkelok, dan minim drainase. Kami berharap ada solusi untuk permasalahan ini," kata Franc.
Selain itu, Franc juga membahas peningkatan mutu jalan penghubung Aornakan-Pagindar-Batas Aceh yang menjadi tumpuan penggerak roda ekonomi dan mobilitas warga kecamatan Pagindar.
Dirjend Bina Marga, Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, berjanji akan mencari solusi terkait masalah ini.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dijelaskan bapak Bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mendapatkan solusi yang tepat," ucapnya.
Usulan Bupati Pakpak Bharat meliputi:Perbaikan dan pelebaran badan jalan menjadi 8 meter sepanjang 41 km.
Penanganan titik-titik longsorPembuatan barrier beton pengaman sepanjang jurang Lae KombihLanjutan konektivitas Aornakan-Pagindar-Batas Aceh.
Dengan perbaikan jalan ini, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Pakpak Bharat. (Obah Solin).

Posting Komentar untuk "Bupati Franc Dorong Perbaikan Jalan Nasional di Pakpak Bharat"